growin-logo
growin-logo
LOGIN
  • Produk
    • Saham
    • Reksa Dana
    • Syariah
    • Obligasi
    • Fasilitas Marjin
  • Aplikasi
    • Fitur
    • Unduh
  • Belajar
    • Belajar Investasi
    • Kelas Investasi
    • Tips Investasi
    • Istilah Investasi
  • Riset & Berita
    • Riset & Stockpick
    • Berita
    • Whistleblowing System
    • Notasi Khusus
    • Papan Akselerasi
  • MOST Rewards
  • Growin'
  • Pusat Pelayanan 14032
  • Bantuan
  • Kendala Pada MOST
  • Cara Daftar
  • Belajar
  • Tips Investasi
  • 3 Tipe Investor Berdasarkan Kepribadian

3 Tipe Investor Berdasarkan Kepribadian

20 Juni 2017 Umum | 2 min |
Bagikan ke

Kepribadian adalah sebuah aspek yang tidak bisa lepas dari seseorang. Kepribadian meliputi sifat, ekspresi, temperamen, dan tingkah laku yang khas dari seseorang dan bagaimana mereka mengambil sikap ketika menghadapi berbagai situasi yang terjadi. Hal ini juga berlaku dengan seberapa jauh pribadi seseorang dapat menerima risiko, atau yang bisa kita sebut dengan tingkat risk tolerance.

Perbedaan tingkat risk tolerance dari setiap orang menghasilkan tipe-tipe investor yang berbeda. Tingkat risk tolerance ini yang akan menjadi penentu investasi terbaik seperti apa yang cocok dengannya, mulai dari investasi saham, investasi syariah, sampai investasi reksa dana. Secara umum, terdapat tiga tipe investor: tipe konservatif, tipe normal, dan tipe agresif.

Investor bertipe konservatif adalah orang-orang yang menghindari dan tidak menyukai risiko, atau bisa kita sebut sebagai risk averse. Dalam memilih investasi terbaik, mereka akan  mempertimbangkan segala aspek dan membuat skenario-skenario yang mungkin terjadi. Biasanya, mereka akan memilih skenario terburuk yang memiliki payoff terbesar.

Untuk menghindari risiko, mereka juga akan bersikap ragu-ragu dan menunda untuk berinvestasi. Oleh karena itu, investasi terbaik untuk investor tipe konservatif adalah yang bebas risiko dan tidak mudah dipengaruhi oleh kondisi pasar atau fluktuasi ekonomi. yang berfluktuasi. Contohnya adalah deposito, asuransi, produk kas, pasar uang, dan lain-lain.

Investor bertipe normal adalah orang-orang yang menginginkan hasil yang tinggi serta dan dapat menerima beberapa risiko yang bersifat moderat. Mereka berada di antara orang-orang yang tidak menyukai risiko dan yang menyukai risiko, atau bisa kita sebut sebagai risk neutral.

Orang-orang yang risk neutral lebih condong kepada tingkat kepuasan yang maksimal, sehingga mereka membutuhkan seseorang untuk mengelola investasi saham, investasi reksa dana, maupun investasi syariah mereka. Oleh karena itu, jenis investasi terbaik bagi mereka adalah investasi reksa dana, unit link, fixed income equity, dan lain-lain.

Investor bertipe agresif adalah orang-orang yang menyukai tantangan dan risiko, bisa disebut juga sebagai risk loving. Kondisi yang tidak pasti (uncertainty) dan fluktuasi justru malah akan membangkitkan semangat mereka. Menebak-nebak dan gambling dalam pengambilan keputusan adalah hobi para investor risk loving.

Investor tipe ini mengambil tindakan dengan berani dan mudah tergiur oleh investasi yang memiliki high return, apapun risikonya. Oleh karena itu, jenis investasi terbaik untuk orang yang berani adalah investasi saham, properti, dan lain lain.

Sangat penting bagi Anda untuk memahami tipe investor yang sesuai dengan kepribadian atau karakter Anda agar dapat menghindari penyesalan yang mungkin datang di kemudian hari. Perlu diingat bahwa, aturan yang berlaku adalah “High risk high return, low risk low return,” di mana Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar jika berani menanggung risiko yang besar pula.

Dengan kata lain, hasil yang Anda dapatkan tergantung dengan apa yang Anda korbankan. Jadi, kira-kira, mana investasi terbaik yang lebih menarik untuk Anda? Apapun jawabannya, jangan lupa untuk berinvestasi dengan bijak demi masa depan yang lebih cerah.

 

Baca Juga:

  • Tiga Strategi Investasi Jitu Bagi Investor Pemula
  • Nikmati Biaya Transaksi yang Murah Dengan Rekening Margin
  • Kenali 6 Modus Kejahatan Elektronik di Transaksi Efek
Ditulis oleh admin |
Bagikan ke

Anda mungkin juga menyukai ini.

Jalan Sutera Warren Buffett dalam Berbisnis dan Investasi Saham 2 min
Umum - 29 Desember 2015

Jalan Sutera Warren Buffett dalam Berbisnis dan Investasi Saham

Tips agar Terhindar dari Investasi Bodong 1 min
Umum - 29 Desember 2015

Tips agar Terhindar dari Investasi Bodong

Literasi Keuangan dengan Berinvestasi: Mengapa Harus Dilakukan? 1 min
Umum - 6 Januari 2016

Literasi Keuangan dengan Berinvestasi: Mengapa Harus Dilakukan?

  • Bantuan
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • ISO SMAP

PT Mandiri Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan(OJK)

  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • SIPF
  • LAPS
Copyright © 2020 PT Mandiri Sekuritas