growin-logo
growin-logo
LOGIN
  • Produk
    • Saham
    • Reksa Dana
    • Syariah
    • Obligasi
    • Fasilitas Marjin
  • Aplikasi
    • Fitur
    • Unduh
  • Belajar
    • Belajar Investasi
    • Kelas Investasi
    • Tips Investasi
    • Istilah Investasi
  • Riset & Berita
    • Riset & Stockpick
    • Berita
    • Whistleblowing System
    • Notasi Khusus
    • Papan Akselerasi
  • MOST Rewards
  • Growin'
  • Pusat Pelayanan 14032
  • Bantuan
  • Kendala Pada MOST
  • Cara Daftar
  • Belajar
  • Tips Investasi
  • Belajar Investasi Saham dari Jordan The Wolf of Wall Street, Siapa Takut?

Belajar Investasi Saham dari Jordan The Wolf of Wall Street, Siapa Takut?

17 September 2021 Umum | 3 min |
Bagikan ke

Belajar investasi saham bisa dari mana saja, termasuk dari film. Salah satu film yang fokus pada dunia investasi dan layak untuk Anda tonton adalah The Wolf of Wall Street. Film yang dirilis tahun 2013 ini dibintangi Leonardo diCaprio yang memerankan sosok Jordan Belfort.

Jordan Belfort adalah seorang motivator yang mengawali karir sebagai pialang saham. Perjalanan karirnya dalam investasi saham tidak berjalan mulus dan penuh dengan tantangan. Dari tantangan inilah dia akhirnya bangkit dan bisa Anda menjadi contoh sukses.

Bekerja untuk hal yang diinginkan

Kata mutiara yang terlontar dari mulut Jordan adalah “If you want to be rich, you have to program your mind to be rich.” Di sini, kita diajarkan untuk selalu memiliki pola pikir positif dan bagaimana mencapai keinginan dengan langkah-langkah yang konkrit untuk mencapai kesuksesan. Lagi pula, sukses merupakan hasil dari pemikiran, perilaku, dan tindakan yang dilakukan.

Jika dikaitkan dengan investasi saham, apa yang dikatakan Jordan sangat tepat. Hal ini karena dunia investasi bukan sekadar area bermain atau sekadar mengikuti orang lain tanpa bekal. Tentu Anda memiliki tujuan, maka kejarlah tujuan itu dengan cara yang cerdas. Selain itu, tetap selalu konsisten untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan konsistensi, seseorang bisa menjadi investor yang lebih baik.

Terkalkulasi, namun optimis

Dalam hidup, hendaknya kita selalu optimis. Itulah pesan yang tersirat pada karakter Jordan. Optimisme Jordan dapat dilihat ketika dirinya menjadi pengangguran karena adanya PHK massal di tempatnya bekerja. Namun, keadaan itu tidak membuatnya patah arang. Dia tetap optimis dan mencoba mencari celah serta kesempatan baru.

Bagi Jordan, bila dirinya tidak optimis, tentu akan sulit untuk melihat kesempatan. Persepsi mental juga berpengaruh pada kesuksesan seseorang. Misalnya, berpikiran negatif sebelum memulai malah akan menjatuhkan usaha kita. Investasi saham pun demikian, jika Anda memiliki pikiran negatif,  maka Anda akan susah berkembang. Meski begitu, optimisme ini juga harus dilakukan dengan memperhitungkan kemampuan diri dan kalkulasi yang matang agar tidak terjadi kerugian di kemudian hari.

Ambisius layaknya serigala

Jordan dalam film tersebut juga memiliki karakter yang ambisius. Bahkan dalam film ini dikatakan jika hidup itu sebenarnya tidak adil. Oleh karena itu, saat seseorang menyadari motto hidup ini, itu maka bersikap ambisius adalah jalan keluarnya. Dalam berinvestasi saham, bila kita tidak jeli melihat peluang, keuntungan malah akan disambar oleh orang lain.

Karenanya, penting bagi Anda untuk menjadi ambisius layaknya serigala. Mengibaratkan diri ambisius layaknya serigala tentu bukan hal yang buruk. Hal yang membedakan kita dengan serigala adalah kemampuan dalam berpikir. Ambisius boleh saja, namun harus diperoleh dengan cara yang sehat dan jujur. Apa artinya bila semua kesuksesan dalam berinvestasi dan trading saham jika diperoleh dengan cara kotor, bukan? Sikap ambisius Jordan Belfort memang membawanya menuju sukses, namun cara curangnya dalam berbisnis yang menjatuhkannya. 

Wawasan itu penting, begitu juga dengan penampilan

Dalam berinvestasi saham, pengetahuan dan wawasan sangat penting. Dengan wawasan inilah kita bisa menganalisis semua kejadian yang ada ketika berinvestasi. Mulai dari memilih instrumen investasi, memahami risiko agar tidak mengalami kerugian yang cukup besar, dan jeli dalam melihat peluang pasar.

Meski begitu, jangan lupakan penampilan. Penampilan yang baik akan membuat Anda terlihat profesional dalam menjalankan berbagai macam aktivitas. Sehingga, Anda pun dapat dipercaya oleh orang lain. 

Baca juga: Kenali Perbedaan Investasi Saham dengan Trading Saham

Selalu punya keinginan untuk belajar berkembang

Hal penting lainnya yang bisa kita petik dari kegigihan Jordan ialah semangatnya untuk selalu belajar berkembang. Terutama dalam mencoba hal-hal baru yang seolah menjadi tantangan baginya. Selain itu, sikap berani untuk menghadapi semua tantangan dan memecahkan semua masalah meski dalam kemampuan dan kondisi terbatas juga patut kita contoh. Inilah yang memicu kreativitas dalam diri Jordan.

Misalnya saja, ketika dia bekerja di perusahaan broker ternama. Lalu, dia dipindahkan ke sebuah perusahaan kecil di mana dia tidak mendapatkan komputer maupun fasilitas yang bisa membantunya sukses. Namun, hal ini tidak mematahkan semangat Jordan untuk terus mengikuti perkembangan investasi. Apa yang dialami Jordan ini penting dalam investasi saham. Sebab, dunia investasi saham selalu berkembang dan menuntut Anda selalu belajar. Dengan belajar pula Anda akan meningkatkan sensitivitas terkait investasi.

Setelah Anda mempelajari hal-hal baik tentang investasi saham dari Jordan Belfort, kini saatnya Anda memulainya dengan memilih perusahaan sekuritas yang terbaik dan tepercaya sebagai langkah investasi saham yang pintar. Kemudian, pilih produk saham yang tepat lewat aplikasi MOST. Selamat mencoba!

Ditulis oleh Admin |
Bagikan ke

Tags

trading

Anda mungkin juga menyukai ini.

Jalan Sutera Warren Buffett dalam Berbisnis dan Investasi Saham 2 min
Umum - 29 Desember 2015

Jalan Sutera Warren Buffett dalam Berbisnis dan Investasi Saham

Tips agar Terhindar dari Investasi Bodong 1 min
Umum - 29 Desember 2015

Tips agar Terhindar dari Investasi Bodong

Literasi Keuangan dengan Berinvestasi: Mengapa Harus Dilakukan? 1 min
Umum - 6 Januari 2016

Literasi Keuangan dengan Berinvestasi: Mengapa Harus Dilakukan?

  • Bantuan
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • ISO SMAP

PT Mandiri Sekuritas berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan(OJK)

  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • SIPF
  • LAPS
Copyright © 2020 PT Mandiri Sekuritas