Riset & Berita

  • Follow Us :

Menentukan Pilihan Investasi dengan Meneladani Sifat Rasul

Salah satu kesuksesan Nabi Muhammad adalah kiprahnya selama 25 tahun sebagai enterpreuner. Pada momentum peringatan  Maulid Nabi 1441 H ini, mari kita telaah sisi tijarah rasul dan menerapkannya dalam pola investasi kita sehari-hari.

Tentu kita tidak asing dengan empat sifat teladan Rasul; Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fatanah. Empat sifat ini juga yang membuat penduduk Mekkah mempercayakan modalnya untuk dikelola Nabi. Sebagai investor, empat sifat ini juga bisa menjadi indikator dalam memilih perusahaan yang layak kita investasikan. 

  • Siddiq

Siddiq artinya benar. Rasulullah menjalankan bisnis dengan benar baik dari perbuatan maupun perkataan. Hal ini membuat bisnis Rasul mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan.

Dalam memilih emiten yang tepat di instrument saham, hendaknya kita pilih perusahaan yang menjalankan operasional dengan benar. Ini terlihat dari kondisi keuangan yang bertumbuh dan rasio hutang yang wajar. Lihat kembali laporan keuangan perusahaan; kita selalu ingin melihat peningkatan pada rasio keuangan Earning Per Share (EPS) dan Net Profit Margin. Sedangkan untuk menilai rasio hutang, jatuhkan pilihan pada perusahaan dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang rendah.

  • Amanah

Amanah artinya dapat dipercaya. Para penduduk Makkah memanggil Rasulullah dengan sebutan Al-Shiddiq (jujur) dan Al-Amin (terpercaya). Sebutan Al-Amin ini diberikan kepada beliau dalam kapasitasnya sebagai pedagang.

Perusahaan dengan karakter jujur dan terpercaya dalam menjalankan bisnisnya memiliki potensi sebagai pilihan investasi. Suatu perusahaan dengan manajemen perusahaan yang dapat dipercaya dapat dilihat dari reputasinya. Grup usaha yang baik akan memiliki reputasi yang baik pula. Salah satu tips menggali reputasi, adalah dengan selalu membaca berita mengenai perusahaan tersebut, pastikan minim kasus negatif dan mencetak prestasi baik di industrinya.

  • Tabligh

Tabligh artinya menyampaikan Wahyu. Bahwa seorang Rasul telah menyampaikan wahyu Allah SWT pada umatnya. Konsep menyampaikan ini bisa diterapkan dalam memilih perusahaan yang rutin dalam menyampaikan laporan keuangan sebagai perusahaan terbuka.

Perusahaan yang tercatat di Bursa memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangannya. Perusahaan yang tidak menyampaikan laporan keuangan di bursa akan diberikan sanksi suspend atau penghentian sementara perdagangan saham. Hal ini dapat merugikan para investor. Sebaiknya investor memilih saham yang rutin menyampaikan laporan keuangannya.

Konsep selanjutnya perusahaan yang rutin membagikan dividen (keuntungan yang dibagikan kepada para investor). Tentu dividen merupakan tujuan utama investasi, khususnya perusahaan yang membagikan dividen besar. Dividen besar suatu perusahaan telah mempresentasikan kinerja dan keuntungan perusahaan.

  • Fathanah

Fathanah artinya cerdas. Sifat ini dapat diimplementasikan dalam memilih perusahaan. Perusahaan yang cerdas dapat dilihat jika perusahaan tersebut merupakan leader di sektornya, dan selalu memiliki produk baru yang inovatif, sehingga mampu selalu menjawab perubahan dan kebutuhan pasar.

Dengan melihat Teori Investasi Berdasarkan Sifat Rasulullah, kini Anda mampu mempertimbangan perusahaan yang baik yang layak Anda investasikan. Investasi pada perusahaan yang sehat, akan menghasilkan hasil yang optimal di jangka panjang. Mulai berinvestasi dengan daftarkan diri menjadi investor di https://register.most.co.id/ 

Selamat berinvestasi!